• Jumat, 3 Februari 2023

Elon Musk Berencana Kenakan Tarif Rp311.000 per Bulan, pada Akun Twitter Centang Biru

- Senin, 31 Oktober 2022 | 20:14 WIB
Twitter akan membebani pemilik akun centang biru dengan iuran per bulan. (geralt)
Twitter akan membebani pemilik akun centang biru dengan iuran per bulan. (geralt)

Gunem.id - Pemilik baru Twitter, Elon Musk, tidak membuang waktu dan langsung memberi karyawan ultimatum “luncurkan verifikasi berbayar tepat waktu atau berkemas dan pergi.”

Twitter berencana membebankan biaya sebesar 20 dolar AS atau sekitar Rp311.000 (kurs dolar Rp15.550), per bulan kepada akun yang telah terverifikasi atau akun dengan tanda centang biru.

Beberapa bulan sebelum mengakuisisi Twitter, Elon Musk beberapa kali mengeluarkan pernyataan bahwa dia ingin mengubah cara Twitter memverifikasi akun dan menangani akun bot.

Baca Juga: Inilah 51 Desa yang Mendapatkan Peghargaan sebagai Desa Wisata di Acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022

“Seluruh proses verifikasi sedang diubah sekarang,” cuit Elon Musk di akun Twitternya.

Dikutip Gunem.id dari The Verge, pengguna terverifikasi atau akun centang biru diberi waktu 90 hari untuk melakukan pembayaran setelah peluncuran resmi atau kehilangan tanda centang biru.

Tim yang mengerjakan proyek ini mendapat ultimatum untuk meluncurkan program ini pada Senin, 7 November 2022, atau mereka akan dipecat.

Baca Juga: Sedikitnya 141 Orang Tewas Akibat Jembatan Gantung Kuno Ambruk di Gujarat India

Di bawah tekanan untuk menghasilkan pendapatan dengan cepat, CEO baru Twitter membuat gebrakan dengan mengakhiri akun terverifikasi yang selama gratis.

Perusahaan berencana untuk meningkatkan langganan premium opsional $4,99 per bulan yang disebut Twitter Blue menjadi $ 19,99 per bulan.

Halaman:

Editor: Bonari

Sumber: theverge.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X