• Jumat, 3 Februari 2023

Bandara Dhoho Kediri yang Menelan Biaya Lebih dari Rp10 Triliun, Murni Dibiayai Swasta

- Senin, 16 Januari 2023 | 17:40 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko  (KSP)
Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko (KSP)

Gunem.id - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menyampaikan optimismenya jika pembangunan Bandar Udara Dhoho Kediri, kedepannya akan menumbuhkan daerah dan sentra ekonomi baru.

Menurut Moeldoko, keberadaan Bandara Dhoho, yang menelan total investasi sebesar Rp 10,8 triliun, diharapkan akan meningkatkan mobilitas manusia dan barang semakin cepat.

“Produk dari sini yang tadinya sulit distribusinya nantinya akan lebih mudah menyebar baik secara domestik maupun internasional,” kata Moeldoko dikutip Gunem.id dari Kantor Staf Presiden.

Baca Juga: Dengan Rp1,6 Triliun Chelsea Resmi Datangkan Mykhailo Mudryk, Bikin Arsenal Gigit Jari

Pembangunan Bandar Udara Baru Dhoho Kediri ini masuk kedalam salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yang dikukuhkan dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 21 Tahun 2022.

Proyek pembangunan Bandara Dhoho Kediri ini dikerjakan oleh salah satu anak perusahaan PT Gudang Garam Tbk, yakni PT Surya Dhoho Investama (SDHI).

Bandara Dhoho Kediri merupakan Bandara yang pertama dibangun tanpa menggunakan APBN, dan murni dibiayai oleh swasta.

Baca Juga: Kritik Kerajaan Arab Saudi Melalui Medsos, Seorang Profesor Terancam Hukuman Mati

Pembangunan bandara itu berawal dari inisiatif yang dicetuskan oleh bos besar Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo, ketika menemui Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) tahun 2016 silam.

Halaman:

Editor: Pulung Nowo Wijoyo

Sumber: ksp.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X