• Selasa, 27 September 2022

Film Taiwan ‘Incantation’ Duduki Peringkat Empat Film Non-bahasa Inggris di Netflix

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 20:50 WIB
Film horor Incantation mengukir sejarah dengan menjadi film dari Taiwan yang paling banyak ditonton. (Tangkapan layar YouTube @Netflix Indonesia)
Film horor Incantation mengukir sejarah dengan menjadi film dari Taiwan yang paling banyak ditonton. (Tangkapan layar YouTube @Netflix Indonesia)

Gunem.id - Film horor Incantation mengukir sejarah dengan menjadi film dari Taiwan yang paling banyak ditonton di Netflix. Film ini menduduki peringkat keempat dari sepuluh besar film non-bahasa Inggris yang tayang di Netflix.

Data Netflix menunjukkan bahwa Incantation berhasil masuk 10 besar dengan mengumpulkan hingga 3,24 juta jam penayangan selama sepekan yang berakhir Minggu pekan lalu.

Layanan pengumpulan data pihak ketiga, FlixPatrol, mengatakan Incantation adalah film internasional paling diminati kedelapan di Netflix, dengan menyebut film ini banyak diputar di Taiwan, Jepang, Hong Kong, Singapura, Indonesia, Vietnam, Malaysia dan Filipina.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,7 Mengguncang Nusa Tenggara Timur

Film ini juga telah menarik banyak penonton di negara-negara Benua Amerika seperti Argentina, Chili dan Kolombia.

Menanggapi pengakuan internasional Incantation dan kesuksesan di Netflix, seperti dilansir Gunem.id dari taipeitimes.com, sutradara film, Kevin Ko, mengatakan dia terkejut dan merasa terharu karena itu.

“Sebagai seorang sutradara, pencapaian itu bahkan tidak terlintas di benak saya dalam mimpi saya,” kata Ko. "Saya pikir ini hanya akan terjadi di alam semesta paralel."

Baca Juga: Citayam Fashion Week Disebut Mengganggu Masyarakat dan Tidak Mengantongi Izin

Kevin Ko mengatakan bahwa meskipun film tersebut sukses secara kritis dan finansial di Taiwan, pada awalnya dia khawatir bahwa unsur-unsur horor budaya tertentu tidak akan dipahami oleh pemirsa di negara lain.

Kevin Ko juga mengatakan bahwa dia menyadari kekhawatirannya tidak perlu setelah dia melihat bagaimana orang-orang dari seluruh dunia menulis tentang film tersebut di media sosial, mengatakan bahwa elemen plot yang tidak dikenalnya menambahkan rasa mistisisme.

Halaman:

Editor: Bonari

Sumber: Taipei Times

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X