• Minggu, 27 November 2022

Menteri Luar Negeri Suriname Meradang Karena Penggambaran Negara Itu di Drakor “Narco-Saints”

- Kamis, 15 September 2022 | 20:10 WIB
Serial drama Korea terbaru 'Narco Saints' (dok, Image/IG-@netflixkr)
Serial drama Korea terbaru 'Narco Saints' (dok, Image/IG-@netflixkr)

Gunem.id - Menteri luar negeri Suriname Albert Ramdin meradang atas penggambaran negaranya dalam drama KoreaNarco-Saints” dan mengatakan akan mengambil tindakan hukum kepada produsen drama yang tayang di Netflix tersebut.

Drama “Narco-Saints” belakangan ini telah membuat kehebohan di negara yang bersebelahan dengan Brasil itu dan dinilai telah merusak citra Suriname.

Menurut sebuah artikel di Suriname Herald yang diterbitkan pada 13 September 2022, Menteri Luar Negeri, Bisnis Internasional, dan Kerja Sama Internasional Albert Ramdin mengatakan dalam konferensi pers bahwa ia akan mengambil tindakan hukum terhadap produsen serial Netflix Korea karena menggambarkan Suriname sebagai negara korup yang terkait dengan kokain.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Scorpio Berlaku Hari Jumat, 16 September 2022: Jaga Hatimu untuk Jika Soal Hubungan

Menurut Albert Ramdin, Suriname telah melakukan begitu banyak upaya untuk menjauhkan diri dari citra negatif sebagai negara yang korup dan "tidak lagi menjadi negara yang terkait dengan narkoba."

“Namun, negara ini berada di ambang krisis karena citranya dinodai lagi dengan serial Netflix baru-baru ini. Saya akan melakukan kontak dengan Korea mengenai masalah ini,” katanya.

Suriname menjadi lebih dikenal bagi kebanyakan orang Korea setelah ditampilkan dalam serial Netflix "Narco-Saints," yang dalam bahasa Korea berjudul "Suriname".

Baca Juga: Ramalan Zodiak Libra Berlaku Hari Jumat, 16 September 2022: Soal Pilihan Hati, Jadilah Realistis

Serial ini sendiri berkisah tentang seorang raja obat bius yang aktif di Suriname dan agen rahasia yang menyamar bekerja untuk menangkapnya.

Drama ini diadaptasi dari peristiwa nyata tentang seorang raja narkoba Korea bernama Cho Bong-haeng yang mengoperasikan organisasi perdagangan besar-besaran di Suriname antara akhir 1990-an dan awal 2000-an.[e]*

Halaman:

Editor: Pulung Nowo Wijoyo

Sumber: koreajoongangdaily.joins.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X