• Senin, 28 November 2022

Taiwan Soal Kenaikan Gaji Pekerja Migran Sektor Domestik: Perlu Membuat Penyesuaian Wajar

- Jumat, 8 Juli 2022 | 14:30 WIB
Seorang pekerja migran dilapaorkan mengalami penyiksaan oleh majikannya di Taiwan. (Taiwan News)
Seorang pekerja migran dilapaorkan mengalami penyiksaan oleh majikannya di Taiwan. (Taiwan News)

Gunem.id - Komite Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) merekomendasikan kenaikan upah minimum bulanan untuk pekerja migran sektor pengasuh rumah tangga (caregiver) sebesar 17 %, naik dari NT$17.000 menjadi NT$20.000 pada Kamis, 7 Juli 2022.

Rencana kenaikan ini akan menjadi kenaikan gaji pertama kali sejak kurun waktu tujuh tahun terakhir ini.

Pengumuman tersebut menyusul konferensi pers yang dilakukan oleh Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang mengatakan Taiwan setuju untuk menaikkan upah Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik menjadi NT$20.000. 

Baca Juga: 320 Simpatisan Pelaku Pencabulan di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Jombang Diamankan Polisi

Pada pertemuan Komite Manajemen Dana Keamanan Ketenagakerjaan MOL, para anggota komite sepakat bahwa meskipun upah minimum bulanan Taiwan telah meningkat per tahun hingga ke level NT$25.250 per bulan, upah bulanan untuk pekerja migran berbasis rumahan belum disesuaikan sejak tahun 2015 yakni sebesar  NT $17.000.

Menurut komite tersebut, besar kesenjangan antara gaji bulanan pekerja migran kerah biru dan sektor pengasuh rumah tangga mencapai NT$8.250.

Baca Juga: Hore! Gaji PMI Taiwan Sektor Informal Naik Jadi NT$ 20.000, Setara Rp10 Juta

Komite tersebut juga mengatakan bahwa dampak dari upah yang rendah ini mempengaruhi citra Taiwan di mata internasional dan memaksa para pekerja sektor rumah tangga untuk berganti-ganti majikan atau melarikan diri dari bos mereka untuk kemudian menjadi pekerja tidak berdokumen.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor  tersebut, komite menyetujui rekomendasi bahwa MOL harus menaikkan upah minimum bulanan untuk pengasuh migran berbasis rumahan dari NT$17.000 menjadi NT$20.000 "sesegera mungkin,".

Baca Juga: Pengunjung Pantai di Italia yang Berbikini dan Telanjang Dada akan Didenda Rp7,6 Juta

Halaman:

Editor: Bonari

Sumber: Taiwannews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X