• Kamis, 6 Oktober 2022

34 Pekerja Migran Termasuk 6 dari Indonesia Tidak Berdokumen Ditangkap Sekaligus di Taiwan, Menunggu Dideporta

- Jumat, 23 September 2022 | 23:22 WIB
Pekerja migran tak berdokumen lengkap ditahan pihak Imigrasi Taiwan. (Focustaiwan.tw)
Pekerja migran tak berdokumen lengkap ditahan pihak Imigrasi Taiwan. (Focustaiwan.tw)

Gunem.id - Sebanyak 34 orang pekerja migran tak berdokumen lengkap, termasuk enam diantaranya pekerja migran Indonesia (PMI), ditahan di pusat penahanan yang dikelola oleh Badan Imigrasi Nasional (NIA) di Nantou, Taiwan atas dakwaan bekerja tanpa status hukum dan kini menunggu proses deportasi.

Hal itu disampaikan oleh wakil kapten Brigade Kota Taichung dari Korps Administrasi Taiwan Tengah NIA,  Tang Yu-tai kepada media lokal.

Dari 34 pekerja migran tersebut, 8 pekerja migran tidak berdokumen ditemukan berdesakan di dalam minivan dalam perjalanan ke lokasi konstruksi di Taiwan tengah pada hari Senin, 19 September 2022.

Baca Juga: Manchester United Mencatatkan Kerugian Sebesar Rp34 Miliar Per Minggu Sepanjang Musim Lalu

Menurut Tang, minivan itu dicegat ketika berhenti di dekat sebuah kios pinggir jalan di Distrik Dadu, Kota Taichung karena dua pekerja migran turun untuk membeli buah pinang dan air kemasan beku sekitar pukul 7 pagi pada hari Senin.

"Mereka berbicara bahasa Hokkien Taiwan ketika mereka memesan buah pinang dan air, tetapi tidak dengan aksen lokal. Beberapa agen NIA mendengar mereka berbicara dan menjadi curiga bahwa kendaraan itu mungkin membawa pekerja migran yang tidak diketahui keberadaannya," kata Tang. Para agen tersebut sedang bertugas di daerah tersebut untuk mencari pekerja migran tidak berdokumen.

Baca Juga: Berselera Jantan

Agen NIA yang mencegat van itu kemudian menemukan bahwa van itu digunakan untuk mengangkut 8 pekerja migran tidak berdokumen, dua di antaranya duduk di bagasi kendaraan. Mereka adalah pekerja migran yang akan bekerja di lokasi konstruksi di Kabupaten Changhua, tambahnya.

Pemeriksaan lebih lanjut terhadap 8 orang tersebut berujung pada penangkapan 26 pekerja asing lainnya yang meninggalkan tempat kerja yang sesuai kontrak mereka  sebelumnya dan menjadi tidak berdokumen saat bekerja di pekerjaan saat ini.

Dari 34 orang yang ditangkap, 21 berasal dari Vietnam, 6 dari Indonesia, 4 orang dari Thailand, dan 3 dari Filipina yang terdiri dari 11 perempuan dan 23 laki-laki.

Halaman:

Editor: Bonari

Sumber: Focustaiwan.tw

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X