• Jumat, 27 Mei 2022

Amankan Hati Anda dari Orang yang Flexing Alias Pamer di Media Sosial: Ini Sebabnya

- Kamis, 12 Mei 2022 | 17:20 WIB
Flexing dapat dilakukan untuk berbagai alasan, termasuk untuk menutupi rasa tidak aman di dalam dirinya sendiri. (Instagram @indra.kenz2)
Flexing dapat dilakukan untuk berbagai alasan, termasuk untuk menutupi rasa tidak aman di dalam dirinya sendiri. (Instagram @indra.kenz2)

Gunem.id - Apakah Anda merasa saat ini sikap pamer di sosial media sudah menjadi semacam norma?

Dalam bahasa gaul hari ini, perilaku tidak menyenangkan seperti superioritas, dan ucapan selamat kepada diri sendiri dikenal sebagai “Flexing”.

Tahukan Anda, “Flexing” yang secara umum dikenal sebagai pamer di media sosial lebih jamak diterima daripada narsis yang dipandang sebagai sifat kepribadian yang patut mendapat perhatian secara medis seperti sadis, manipulatif dan bahkan psikopat.

Namun, sebuah studi baru yang dilakukan Universitas New York (NYU) terhadap 270 orang dengan usia rata-rata 20 tahun memberikan lebih banyak gagasan bahwa perilaku narsistik tidak selalu didorong oleh hal yang sama dengan psikopati.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,2 Mengguncang Luwuk hingga Gorontalo

"Lebih khusus, hasil menunjukkan bahwa narsisme lebih dipahami sebagai adaptasi kompensasi untuk mengatasi dan menutupi harga diri yang rendah," tambah psikolog klinis Mary Kowalchyk dari NYU.

Para psikolog membagi narsisis dalam dua golongan, yakni: “narsisis rentan” yang memiliki harga diri rendah, kecemasan dan sangat sensitif terhadap kritik; dan “narsisis muluk”, yang memiliki harga diri dan kebesaran diri yang tinggi.

Bagi narsisis rentan, mereka cenderung mengatasi rasa tidak aman ini dengan flexing. Flexing secara umum adalah istilah slang yang berarti "pamer", apakah itu fisik Anda, barang-barang Anda, atau hal lain yang Anda anggap lebih unggul dari orang lain.

Perilaku ini membuat orang lain kurang menyukai mereka dalam jangka panjang, sehingga semakin memperparah rasa tidak aman mereka, yang kemudian mengarah pada lingkaran setan perilaku flexing. Tindakan flexing sering dianggap sombong dan tidak tulus.

Baca Juga: Sesuai SKB 4 Menteri 2022, Sekolah Wajib Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen

Halaman:

Editor: Bonari

Sumber: sciencealert.com

Tags

Terkini

10 Hal yang Dapat Berpengaruh pada Mimpi Anda

Minggu, 22 Mei 2022 | 22:18 WIB
X