Gunem.id - Melalui akun Twitter @okeaja39 atas nama ‘ekolumajang’ (Eko Lumajang) seseorang yang mengaku sebagai pegawai di lingkungan Kemenkeu menulis surat terbuka dalam bentuk rangkaian cuitan (utas).
Rangkaian cuitan yang dibuat Eko Lumajang sebagai surat terbuka itu menyatakan bahwa tidak semua pegawai Kemenkeu yang jumlahnya 80 ribu itu hidup bermewah-mewahan, banyak yang hidup sederhana, dan bahkan LHK-nya minus alias lebih banyak utang.
Lalu, Eko Lumajang memberitahukan pula bahwa di Kemenkeu ada komunitas antikorupsi yang dinamai Penyuluh Antikorupsi Dana Rakca (PAKSI-DR).
Baca Juga: Hasil Pertandingan Kualifikasi UERO 2024 : Timnas Italia,Portugal, Finlandia dan Slovakia Menang

Seorang dua orang (akun) menyatakan dukungannya, akan tetapi sebagian besar warganet malah memojokkannya.
Sudah ‘dirujak’ warganet pun, Eko Lumajang tampak sangat bersabar. Mereaksi komentar-komentar keras yang menyudutkannya, Eko Lumajang tampak bergeming, tidak terpancing emosinya.
Bagaimana isi utuh utas surat terbuka Eko Lumajang itu dan bagaimana komentar warganet yang merujaknya? Inilah, kita mulai dari surat terbukanya (nomor urut dari Gunem.id):
Baca Juga: Hasil Pertandingan Kualifikasi EURO 2024 : Timnas Slovakia Menang Atas Bosnia & Herzegovina
SURAT TERBUKA DARI PEGAWAI [THREAD]
1.Dear Netizen Indonesia. tidak semua pegawai di Kemenkeu (sebanyak 80 ribu pegawai) itu...
2.hidup bermewah-mewahan... banyak yang hidup sederhana, bahkan ada juga yang Laporan Harta Kekayaannnya minus (lebih banyak utang)
3.Oh ya... di Kemenkeu ada komunitas Antikorupsi, namanya Penyuluh Antikorupsi Dana Rakca (PAKSI-DR). Yg terus menyampaikan semangat Antikorupsi di lingkungan @KemenkeuRI
Baca Juga: Fadhilah atau Keutamaan Puasa Ramadhan hari ke 5, Surga Al-Mawa Telah Disiapkan Oleh Allas SWT
4.PAKSI-DR ini memiliki anggota kurleb 400an orang yang tersebar di kantor² Vertikal Kemenkeu. Anggota PAKSI-DR rutin mengkampanyekan Antikorupsi baik di lingkungan @KemenkeuRI maupun ke masyarakat umum.
Artikel Terkait
Bagaimana Respon Sri Mulyani soal Kekerasaan yang Dilakukan oleh Anak Pegawai DJP Kemenkeu
Harta Kekayaan Pejabat Jadi Sorotan Menyusul Kasus Tindak Kekerasan, DJP Kemenkeu akan Dipanggil DPR
Menko Polhukam Mahfud MD Ungkap Temuan Transaksi Mencurigakan Rp300 Triliun di Kemenkeu
KPK Akan Memanggil Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono dan Melaporkan 134 Pegawai Pajak ke Kemenkeu
Heboh Kemenkeu, Sri Mulyani Indrawati, Mahfud MD, dan Kerelaan Membuka Kotak Pandora