• Jumat, 27 Mei 2022

Tetapkan Tiga Tersangka, Kepolisian Akan Bongkar Mafia Pupuk Bersubsidi di Wilayah Nganjuk, Jawa Timur

- Jumat, 21 Januari 2022 | 11:17 WIB
Polres Nganjuk ungkap jaringan penyalahgunaan pupuk bersubsidi.
Polres Nganjuk ungkap jaringan penyalahgunaan pupuk bersubsidi.

Gunem.id - Marhaen Djumadi, Plt Bupati Nganjuk, mengapresiasi keberhasilan Polres Nganjuk membongkar jaringan penyalahgunaan pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Menurut Marhaen, kerja keras jajaran Polres Nganjuk menjadi jawaban atas masalah kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Nganjuk beberapa waktu terakhir.

“Saya sangat mengapresiasi keberhasilan Kapolres Nganjuk dan jajarannya yang sangat luar biasa. Inilah permasalahan-permasalahan di Nganjuk sejak kurang lebih akhir tahun lalu di mana banyak sekali keluhan mengenai kelangkaan pupuk.”

Baca Juga: Cabuli Tujuh Orang Muridnya Guru Tari Jaranan di Kota Malang Jawa Timur Diringkus Polisi

Demikian kata Marhaen dalam konferensi pers pengungkapan penyalahgunaan pupuk bersubsidi, Kamis 20 Januari 2022, dikutip Gunem.id dari laman Humas Polri.

Jajaran Polres Nganjuk berhasil mengungkap jaringan penyalahgunaan pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Nganjuk .

Tiga orang tersangka dari dua TKP terpisah dalam kasus ini diamankan oleh polisi.

Total barang bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian mencapai 111,5 ton pupuk bersubsidi jenis Urea, ZA Phonska, dan SP36.

Baca Juga: Laki-Laki Berinisial R, Teman Perempuan yang Menginggal di Kamar Hotel, Diamankan Polisi

Para tersangka menjual pupuk bersubsidi kepada orang lain yang bukan merupakan anggota kelompok tani sesuai dengan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani).

Halaman:

Editor: Bonari

Sumber: Humas Polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X