• Jumat, 27 Mei 2022

MUI: LGBT Adalah Perilaku yang harus Diluruskan, Bukan Dipublikasi dan Ditoleransi

- Jumat, 13 Mei 2022 | 16:00 WIB
MUI: LGBT tidak patut disiarkan (Kurious)
MUI: LGBT tidak patut disiarkan (Kurious)

Gunem.id - Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, menyampaikan bahwa segala bentuk publikasi dalam bentuk apapun, menyangkut perilaku LGBT adalah sesuatu tidak dapat dibenarkan.

LGBT ini tidak patut untuk disiarkan dan menjadi konsumsi publik, LGBT adalah penyakit yang harus diobati, bukan malah dibiarkan dengan dalih toleransi,” kata Kyai Nafis dikutip Gunem.id dari laman Majelis Ulama Indonesia Kamis, 12 Mei 2022.

Menurut Kyai Nafis, dalam Islam dilarang untuk meniru, baik perilaku maupun hal lainnya, dari lawan jenis atau dengan kata lain, Islam melarang keras perilaku LGBT.

Baca Juga: Ruhut Sitompul segera Dipanggil Polda Metro untuk Kasus Dugaan Rasis

Pada tahun 2021 lalu, MUI mengeluarkan Fatwa No.57 Tahun 2014 Tentang Lesbian, Gay, Sodomi dan Pencabulan.

Fatwa tersebut menjelaskan bahwa, perilaku menyukai sesama jenis adalah perilaku menyimpang yang harus diluruskan.

“Homoseksual, baik lesbian maupun gay hukumnya haram, dan merupakan bentuk kejahatan (jarimah),” ungkap Kyai Nafis.

Baca Juga: Lionel Messi Mengalahkan Cristiano Ronaldo sebagai Atlet dengan Pendapatan Tertinggi

Kyai Nafis juga menambahkan, umat muslim harus tetap menjaga ukhuwah dan tidak membiarkan pelaku LGBT semakin terjerumus dalam perilaku yang menjadi larangan agama.

“Cara menyayangi mereka adalah, kembalikan mereka pada perilaku normal, yaitu laki–laki menikahi perempuan dan perempuan dinikahi laki–laki,” tutur Kyai Nafis.

Halaman:

Editor: Bonari

Sumber: mui.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X