• Minggu, 26 Juni 2022

Kemenag Berharap Organisasi Islam Tionghoa Menjadi Salah Satu Agen Pemersatu

- Kamis, 26 Mei 2022 | 19:33 WIB
Sesditjen Bimas Islam Fuad Nasar (Kemenag)
Sesditjen Bimas Islam Fuad Nasar (Kemenag)

Gunem.id - Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), M. Fuad Nasar, memberikan sambutan pada muktamar VI Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) yang mengusung tema Dengan Semangat Islam Rahmatan Lil-Alamin PITI Mengawal Pluralisme untuk NKRI.

“Kehadiran PITI merupakan wadah pemersatu bagi Islam dan Tionghoa,” kata Fuad dikutip Gunem.id dari Kemenag Kamis, 26 Mei 2022.

Menurut Fuad, pada masa kolonial Islam dan Tionghoa seolah jauh satu sama lain, dengan kehadiran PITI yang mengusung gerakan pembauran, membuat Islam dan Tionghoa dapat semakin membaur.

“Karena Islam adalah agama yang universal dan untuk menyatukan semua umat manusia,” kata Fuad.

Baca Juga: Seorang Perwira Polisi Polda Metro Jaya Laporkan Mertua dan Adik Ipar juntuk Kasus Dugaan Pencurian

Lebih lanjut Fuad juga mengutip pemikiran seorang pemimpin dan tokoh terkemuka di PITI Junus Jahja, yang mengatakan jika Islam tidak membedakan manusia berdasarkan etnisitas atau warna kulit.

Semua orang, termasuk keturunan Tionghoa yang masuk Islam dan ingin langsung terjun di kalangan umat, tidak perlu menonjolkan atau khawatir dengan etnisitasnya.

“Meski ajaran Islam membenarkan seseorang mengakui identitas asal usul dan etnisitasnya berdasarkan paham nasab. Namun, Islam juga mewajibkan seorang muslim harus mencintai agama dan tanah airnya,” ujar Fuad.

Fuad berharap PITI dapat menjadi pembina dan pembimbing saudara dari keturunan Tionghoa yang ingin mengenal Islam lebih dalam.

Baca Juga: Kepala Penumpang Diinjak dalam Tawuran di Bandara Dublin

Halaman:

Editor: Bonari

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Magnitudo 3,0 Dirasakan di Aceh Jaya

Jumat, 24 Juni 2022 | 22:32 WIB
X