• Senin, 28 November 2022

Kendaraan akan Dianggap Bodong Walau Ada STNK-nya, bila Dua Tahun Telat Bayar Pajak

- Selasa, 26 Juli 2022 | 12:07 WIB
Walau dilengkapi STNK, bila dua tahun menunggak pajak data kendaraan Anda akan dihapus dan dianggap bodong. (NTMC Polri)
Walau dilengkapi STNK, bila dua tahun menunggak pajak data kendaraan Anda akan dihapus dan dianggap bodong. (NTMC Polri)

Gunem.id – Walau dilengkapi STNK, bila dua tahun saja menunggak pajak, kendaraan Anda akan dianggap bodong.

Belakangan ramai kabar soal ancaman penghapusan data kendaraan apabila Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) menunggak pajak atau mati selama dua tahun.

Itu berarti, kendaraan yang menunggak pajak selama dua tahun akan dianggap sebagai ilegal atau kendaraan bodong apabila ketahuan digunakan di jalan raya.

Dikatakan oleh Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus, bahwa langkah itu diambil untuk menyelaraskan single data antara Korlantas, PT Jasa Raharja, dan Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD).

Dengan demikian, kata Yusri, perbedaan pencatatan data kendaraan bermotor antarinstansi yang dilakukan di Samsat bisa diminimalisasi dan pendataan pajak menjadi lebih akurat.

Untuk diketahui, data mengenai jumlah kendaraan itu berbeda-beda antara yang ada di kepolisian, Jasa Raharja, dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda).

Sekarang, tiap-tiap instansi punya caranya masing-masing dalam menghitung jumlah kendaraan. Kepolisian menghitung kendaraan berdasarkan STNK-nya. Sementara itu, Dispenda hanya mendaftar wajib pajak yang membayar pajak.

"Kalau 2 tahun itu bagaimana sistemnya? Kami sudah mengatur, kami kasih peringatan pertama 3 bulan, peringatan kedua 1 bulan, peringatan ketiga adalah 1 bulan," jelas Yusri seperti dikutip dari laman Instagram @NTMC_Polri, Selasa 25 Juli 2022.

"Kalau tetap tidak dibayarkan, baru kami hapus. Untuk regulasinya juga sudah ada di masing-masing provinsi. Sudah ada peraturan gubernur," Yusri menyambung.

Masih menurut Yusri, sekarang pihaknya masih melakukan sosialisasi agar masyarakat patuh dalam membayar pajak kendaraan.[b]*

Halaman:

Editor: Bonari

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X