• Selasa, 27 September 2022

Yang Mengerti Jawa

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 06:00 WIB
Prof. Dr. Petrus Josephus Zoetmulder, S.J. (Kemendikbud)
Prof. Dr. Petrus Josephus Zoetmulder, S.J. (Kemendikbud)

Oleh: Mawar

Gunem.id - Jawa, ruang bertumbuh bahasa dan sastra. Itulah yang membuat wong-wong dari Belanda atau Eropa kepincut. Sejak ratusan tahun lalu, mereka datang ke Jawa. Kedatangan dengan naik kapal.

Mereka mungkin mikirke Jawa itu elok saat mengarungi samudera. Sesampainya di Jawa, mereka takjub tak berkesudahan.

Pada suatu hari, kaki-kaki PJ Zoetmulder (29 Januari 1906-8 Juli 1995)  menginjak tanah Jawa. Sakdurunge, ia sudah mengerti dan sinau Jawa saat masih studi di Belanda. Eh, ia merasa dapat panggilah suci ke Jawa.

Tempat yang terimajinasikan sudah dibuktikan memang memikat. Ia pun tak bisa berpaling. Setiba di Jawa, ia menetapkan diri untuk hidup-mati di Jawa, bukan di Belanda atau tempat lain.

Ia bukan lahir sebagai wong Jawa tapi malah ngerteni akeh tentang peradaban Jawa.

Di Jawa, Zoetmulder ora cuma betah tapi ditakdirkan untuk bahagia dengan segala pengabdian dan persembahan. Hari-harinya untuk Jawa.

Buktine, kita membaca  artikel-artikel dan buku-buku yang membahas bahasa dan sastra Jawa, terutama sing kuno. Jadine, ia malah ngajari dan menehi kawruh untuk orang-orang Jawa.

Keinginan bahagia di Jawa pernah diwujudkan dengan menggunakan nama samaran. Kita mengutip ceritane di majalah Tempo, 20 Juni 1992:

Halaman:

Editor: Bonari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Magnitudo 2,7 Mngguncang Pesawaran, Lampung

Senin, 26 September 2022 | 10:23 WIB

Gempa Magnitudo 4,5 Mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat

Senin, 26 September 2022 | 09:26 WIB
X