• Selasa, 27 September 2022

Menurut Fatwa MUI, Perdukunan Itu Haram

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:47 WIB
Fatwa MUI: Perdukunan haram! (MUI)
Fatwa MUI: Perdukunan haram! (MUI)

Gunem.id - Perdukunan atau kahanah marak di masyarakat. Yang menjadi klien para dukun bukan hanya orang awam di pedesaan. Ada pula pelajar, mahasiswa, bahkan para politisi yang mendatangi dukun untuk meminta pertolongan.

Praktik perdukunan selalu jadi pembicaraan di tengah masyarakat, namun dalam hari-hari belakangan ini seperti meledak ketika pecah perseteruan antara Gus Samsudin, pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati dengan Marcel Radhival alias Pesulap Merah.

Menurut Marcel Radhival, Gus Samsudin yang mengekspos dirinya sebagai sangat agamis, dari nama, pakaian, hingga lagak dan gayanya. Sesungguhnya telah mengeksploitasi trik-trik sulap untuk kepentingan praktik perdukunannya.

Baca Juga: Penggemar Jungkook BTS di China Habiskan Hampir Rp1,4 M untuk Iklan Ulang Tahun Idol Mereka

Di tengah-tengah kobaran perseteruan antara Marcel Radival dengan Gus Samsudin, warga (-net) pun terbelah tiga: netral, pro-Marcel, dan pro-Samsudin.

Bahkan, ada sebuah akun YuTube yang dibuat dengan nama @Laskar Pembela Gus Samsudin.

Untuk menjaga kemurnian tauhid dan menjaga aktivitas masyarakat dari perbuatan syirik, Majelis Ulama Indonesia menetapkan Fatwa Nomor 2 Tahun 2005 Tentang Perdukunan (Kahanah) dan Peramalan (Irafah).

Baca Juga: Terkait Pembunuhan terhadap Brigadir J sudah 63 Anggota Polisi Diperiksa

Pada Munas ke-7 MUI di Jakarta itu fatwa mengenai perdukunan ditandatangani oleh Ketua Komisi Fatwa MUI KH Maruf Amin –yang kini jadi wakil presiden, dan Sekretataris Komisi Fatwa MUI Prof Dr. Hasanuddin AF dengan merujuk sejumlah dalil, di antaranya Alquran, Hadist dan Kaidah.

Dalil Alquran:

Halaman:

Editor: Bonari

Sumber: mui.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Magnitudo 2,7 Mngguncang Pesawaran, Lampung

Senin, 26 September 2022 | 10:23 WIB

Gempa Magnitudo 4,5 Mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat

Senin, 26 September 2022 | 09:26 WIB
X