• Senin, 28 November 2022

Geger Perdukunan di Indonesia 2: Gus Samsudin Ingin Berdamai, Pesulap Merah Jangan Berhenti

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 13:41 WIB
Geger Perdukunan di Indonesia: Gus Samsudin ingin berdamai dengan Pesulap Merah. (YouTube/Marcel Radhival)
Geger Perdukunan di Indonesia: Gus Samsudin ingin berdamai dengan Pesulap Merah. (YouTube/Marcel Radhival)

Oleh: Bonari Nabonenar

Gunem.id – Gus Samsudin, pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati di Blitar, menyatakan keinginannya untuk segera bersamai dengan Pesulap Merah.

Pernyataan itu dilontarkan Gus Samsudin ketika beberapa orang mendatangi padepokannya, untuk menyudahi perseteruan, dan bahkan juga menawarkan bantuan untuk pengurusan perizinan yang berkaitan dengan praktik layanan jasa penyembuhan.

Pada kesempatan itu Gus Samdin menyatakan bahwa para penentangnya menggunakan konten yang sudah lama dia uanggah, yang sebenarnya sudah dikritik dan dibongkar oleh banyak pihak, termasuk oleh dua orang yang turut serta mendatangi padepokannya untuk ‘upaya perdamaian’ itu.

Sementara itu, pihak Pesulap Merah alias Marcel Radhival tampak hanya menunggu apa yang akan terjadi, terutama terkait jalan hukum yang ditempuh Gus Samsudin sebagai buntut kedatanganya di Padepokan Nur Dzat Sejati yang berujung keributan itu.

Setelah kedatangan Pesulap Merah, Rabu 20 Juli 2022, warga sekitar melakukan demo dan menuntut agar Padepokan Nur Dzat Sejati ditutup. Dan tuntutan itu dipenuhi oleh pihak berwenang, walau pihak Gus Samsudin tidak menyetujui penggunaan istilah ‘penutupan sementara.’

Izin praktik pengobatan di Padepokan Nur Dzat Sejati pun kemudian diketahui publik setelah lembaga terkait menyatakan bahwa yang dikantongi Gus Samsudin adalah izin panti pijat.

Marcel Radhival hanya menunggu apa yang akan terjadi. Sepertinya, seperti yang diakui, dia tidak punya persoalan dengan Gus Samsudin secara pribadi. Dia ke Blitar mendatangi Padepokan Nur Dzat Sejati pun sebagai reaksi atas undangan terbuka yang dilontarkan Gus Samsudin untuk: ‘datang langsung, dan jangan hanya berkoar-koar di media sosial’.

Yang dilakukan Marcel Radhival alias Pesulap Merah adalah membongkar praktik perdukunan yang dinilainya menyimpang, mengelabuhi publik, menipu, antara lain dengan berlagak dapat mengambil benda yang diklaim sebagai berasal dari alam gaib, dan memindahkan penyakit ke buah kelapa, serta mendeteksi penyakit menggunakan keris petir.

Halaman:

Editor: Bonari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berselera Jantan

Jumat, 23 September 2022 | 10:06 WIB

Ngesti Pandowo, Nostalgia, dan Ketokohan

Jumat, 16 September 2022 | 12:46 WIB

Iklan Berbahasa Jawa

Selasa, 30 Agustus 2022 | 07:14 WIB

Teringat Almanak

Minggu, 21 Agustus 2022 | 09:04 WIB

Poerbatjaraka, Kepintaran dan Pengabdian

Jumat, 12 Agustus 2022 | 05:00 WIB

Membaca dan Berguna

Kamis, 4 Agustus 2022 | 06:00 WIB

Membaca Buku Primbon yang Kesepian di Lemari

Minggu, 31 Juli 2022 | 06:00 WIB

Ini Hari Ibu atau Hari Bapak, sih?

Rabu, 22 Desember 2021 | 13:14 WIB
X