• Jumat, 3 Februari 2023

Peta Astronomi Tertua yang Disusun Hipparchus Tahun 129 SM Ditemukan di Dalam Manuskrip Kuno

- Minggu, 23 Oktober 2022 | 12:16 WIB
Ilustrasi pengamatan bintang  (Lucas Pezeta via pexels.com)
Ilustrasi pengamatan bintang (Lucas Pezeta via pexels.com)

Gunem.id - Peta perbintangan kuno yang disusun sekitar tahun 129 SM oleh astronom Yunani Hipparchus, ditemukan oleh para peneliti di dalam sebuah manuskrip kuno.

Tidak banyak informasi tentang Hipparchus, ia lahir di Nicea sebuah kota di wilayah Bitinia di Asia Kecil (Turki modern), dan dikatakan meninggal di Rhodes.

Hipparchus menulis banyak tentang kosmos, dan mengambil inspirasi dari filsuf Pra-Socrates, Aristarchus dari Samos, Eratosthenes, dan Archimedes dari Syracuse, serta dari sumber Babilonia dan Mesir.

Baca Juga: Kenapa Mie Instan di Warung lebih Enak daripada Bikin Sendiri, Berikut Ini Rahasianya

Hanya ada satu tulisan Hipparchus yang selamat dan hanya dicatat dalam laporan bekas yang ditulis oleh Ptolemy pada abad ke-2 M.

Karya Ptolemy itu, yang disusun 300 tahun setelah kematian Hipparchus, sebelumnya dianggap sebagai peta kosmos tertua yang pernah ditemukan.

Satu-satunya karya Hipparchus yang bertahan adalah sebuah puisi astronomi yang menggambarkan konstelasi bintang dan informasi yang diberikan tentang koordinat, dan semua cocok dengan yang ditemukan dalam dokumen.

Baca Juga: Tiga Orang Tewas dalam Insiden Kebakaran yang Menghanguskan Delapan Rumah Semi-Permanen di Jakarta

Naskah kuno tersebut berasal dari Biara Ortodoks Yunani St Catherine di Semenanjung Sinai, Mesir.

Halaman:

Editor: Pulung Nowo Wijoyo

Sumber: dailymail.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X